
Majelis Ta’lim Al-Hidayah (MTA) menyelenggarakan Khotmil Qur’an dalam rangka menamatkan seluruh 30 Juz Al-Qur’an pada hari Selasa (04/11) sore. Acara dimulai pukul 15.30 bertempat di ruangan utama lantai 1 Masjid Al-Hidayah.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Seksi Peranan Wanita dan Rumah Tangga DKM Al-Hidayah, Ibu Prof. Indrawati. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa perlu target dalam hal menamatkan Al-Qur’an. “Semestinya satu bulan satu kali, sistem one day one juz. Kalaupun tidak mampu, minimal satu tahun satu kali. Jadi jika usia ibu misal 60 tahun, harusnya sudah khatam 60 kali.” Lebih lanjut, budaya membaca Al-Qur’an harus dijadikan kebiasaan, terutama dalam keluarga. “Ajak suami dan anak-anak kita. Laporkan bacaan setiap hari, jadikan motivasi untuk terus membaca Al-Qur’an,” ucap Ibu Indrawati.
Dalam sambutan berikutnya, koordinator MTA, Ibu Aisyah Adjat menjelaskan bahwa Khotmil Qur’an kali ini adalah yang kedua dalam tahun 2025 setelah sebelumnya dilaksanakan pada bulan Ramadhan 1446 H. Untuk patokan Khotmil Qur’an kali ini adalah hanca (progres bacaan) pada majelis tadarus yang diadakan setiap Selasa sore Ba’da Ashar. Proses tadarus mulai dari Juz 1 hingga Juz 30 dilaksanakan dalam total waktu sekitar satu tahun.
Acara inti dibuka dengan senandung shalawat dan dilanjutkan dengan tadarus dari sisa bacaan Al-Qur’an pada Juz 30 yang dimulai dari Surat Adh-Dhuha hingga Surat An-Nas. Pembacaan dilakukan secara bergiliran dari seluruh jama’ah yang hadir, dengan Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas dibaca bersama-sama. Tadarus ditutup dengan lantunan do’a Khotmil Qur’an bersama serta do’a penutup yang dipimpin oleh Ibu Adjat.
Ketua DKM Al-Hidayah, Bapak Dr. H. Khaerudin Kurniawan dalam penutupnya menyampaikan apresiasi kepada para anggota MTA yang telah menyelesaikan tadarus Al-Qur’an. “Mari jadikan masjid sebagai tempat kegiatan positif. Dari semua pihak, ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda-pemudi, anak-anak. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua.”
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Ketua DKM dan Ketua Seksi Peranan Wanita sebagai tanda syukur kepada Allah atas kelancaran dalam pelaksanaan tadarus dan acara Khotmil Qur’an.





